keDua
1000 burung kertas
Let the story begin ..
Sewaktu boy dan girl baru pacaran, boy melipat 1000 burung kertas buat
girl, menggantungkannya di dlm kamar girl. Boy mengatakan, 1000 burung
kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya. Waktu itu, girl dan boy
setiap detik selalu merasakan betapa indahnya cinta mereka b’dua….
Tetapi pada suatu saat, girl mulai menjauhi boy. Girl memutuskan untuk
menikah dan pergi ke Perancis, ke Paris tempat yang dia impikan di
dalam mimpinya berkali2 itu!! Sewaktu girl mau mutusin boy, girl bilang
sama boy, "Kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa…..
Menikah bagi cewek adalah kehidupan kedua kalinya!! Aku harus bisa
memegang kesempatan ini dengan baik. Kamu terlalu miskin, sungguh, aku
tidak berani membayangkan bagaimana kehidupan kita nanti setelah
menikah…!!"
Setelah Girl pergi ke Perancis, Boy bekerja keras, dia pernah menjual
koran, menjadi karyawan sementara, bisnis kecil, setiap pekerjaan dia
kerjakan dengan sangat baik dan tekun. Sudah lewat beberapa tahun…
Karena pertolongan teman dan kerja kerasnya, akhirnya dia mempunyai sebuah
perusahaan. Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Girl, dia
masih tidak dapat melupakannya.
Pada suatu hari, waktu itu hujan, Boy dari mobilnya melihat sepasang
orang tua berjalan sangat pelan di depan. Dia mengenali mereka, mereka
adalah orang tua Girl.. Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak
hanya mempunyai mobil pribadi, tetapi juga mempunyai Vila dan perusahaan
sendiri. Boy ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin
lagi, dia sekarang adalah seorang Bos. Boy mengendarai mobilnya sangat
pelan sambil mengikuti sepasang orang tua tsb. Hujan terus turun, tanpa
henti, biarpun kedua org tua itu memakai payung, tetapi badan mereka
tetap basah karena hujan. Sewaktu mereka sampai tempat tujuan, Boy
tercegang oleh apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat pemakaman! Dia
melihat di atas papan nisan,foto Girl tersenyum sangat manis
terhadapnya. Di samping makamnya yang kecil, tergantung burung2 kertas yang
dibuatkan Boy. Dalam hujan, burung2 kertas itu terlihat begitu hidup. Org
tua Girl memberitahu Boy, Girl tidak pergi ke paris.
Girl terserang kanker, Girl pergi ke surga. Girl ingin Boy menjadi
orang, mempunyai keluarga yang harmonis, maka dengan terpaksa ia berbuat
demikian terhadap Boy dulu. Girl bilang dia sangat mengerti Boy, dia
percaya kalau Boy pasti akan berhasil. Girl mengatakan, kalau pada suatu
hari Boy akan datang ke makamnya dan berharap dia membawakan beberapa
burung kertas buatnya lagi. Boy langsung berlutut, berlutut di depan makam
Girl, menangis dengan begitu sedihnya. Hujan pada hari Valentine itu
terasa tidak akan berhenti , membasahi sekujur tubuh Boy. Dingin tidak
terasa lagi, yang ada kepiluan hati.. Boy teringat senyum manis Girl yang
begitu manis dan polos,mengingat semua itu, hatinya mulai meneteskan
darah… Sewaktu Orang tua ini keluar dari pemakaman, mereka melihat
kalau Boy sudah membukakan pintu mobil untuk mereka. Lagu sedih terdengar
dari dalam mobil tersebut,
"Hatiku tidak pernah menyesal,
semuanya hanya untukmu 1000 burung kertas,
1000 ketulusan hatiku,
beterbangan di dalam angin menginginkan bintang
yang lebat besebaran di langit,
melewati sungai perak,
apakah aku bisa bertemu denganmu?
Tidak takut berapapun jauhnya, hanya ingin
sekarang langsung berlari ke sampingmu.
Masa lalu seperti asap,
hilang dan tak kan kembali,
menambah kerinduan di hatiku.
Bagaimanapun dicari,
jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah.."
"terimakasih untuk teman-temanku"
March 6th, 2007 at 7:01 am
1000 burung kertas tak pernah berhenti terbangkan jiwa-jiwa penuh hasrat pada bumbungan cinta…